Membaca Masa Lalu · Menemukan Kesadaran · Menulis Masa Depan Cek Pesanan halo@nunuahamijaya.com
Islam Bernegara Terlaris

Toedjoeh Kata

Piagam Jakarta, 57 hari, dan kalimat yang dicoret — Jilid II Tetralogi Islam Bernegara

4.7 (3 ulasan) 31 terjual 2,6rb dilihat
““…dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.” Tujuh kata itu hidup selama lima puluh tujuh hari, lalu hilang dalam satu rapat sore.”
Rp132.000 Rp180.000 Hemat 27%
Format
PDF Digital
Halaman
296 hlm
Bahasa
Indonesia
Terbit
2019
Penulis
Nunu A. Hamijaya
ISBN
978-623-4839-75-8
Beli Sekarang
Pratinjau gratis
6 halaman pertama
Akses instan
Setelah pembayaran terverifikasi
Unduh 5×
Berlaku 1 tahun
Pembayaran aman
Transfer bank & e-wallet

Pada 22 Juni 1945 sebuah rumusan disepakati. Pada 18 Agustus 1945 tujuh kata di dalamnya dihapus. Di antara dua tanggal itu terbentang lima puluh tujuh hari yang jarang diceritakan utuh di ruang kelas.

Buku ini membaca ulang peristiwa tersebut bukan sebagai anekdot konstitusional, melainkan sebagai peristiwa historiografis: bagaimana sebuah keputusan cepat kemudian dinarasikan sebagai kesepakatan bulat, dan bagaimana pihak-pihak yang keberatan perlahan menghilang dari catatan.

Penulis menyandingkan notulen BPUPK dan PPKI, kesaksian para pelaku, serta terbitan pers sezaman, lalu menguji semuanya dengan pertanyaan sederhana: siapa yang hadir, siapa yang tidak, dan mengapa versi tertentu yang akhirnya diwariskan.

Bukan buku untuk membuka luka, melainkan untuk mengembalikan detail yang telanjur dipadatkan menjadi satu kalimat pelajaran.

Buku ini terdiri atas 296 halaman. Pratinjau gratis mencakup 6 halaman pertama.

  1. Pengantar: Tujuh Kata dan Ingatan Publik
  2. Bagian I — Jalan Menuju 22 Juni
  3. Bab 1: BPUPK dan Peta Kekuatan di Dalamnya
  4. Bab 2: Panitia Sembilan dan Kompromi yang Dirumuskan
  5. Bagian II — Lima Puluh Tujuh Hari
  6. Bab 3: Naskah, Salinan, dan Versi yang Beredar
  7. Bab 4: Rapat 18 Agustus 1945
  8. Bab 5: Siapa yang Diajak Bicara, Siapa yang Tidak
  9. Bagian III — Sesudahnya
  10. Bab 6: Dekrit 1959 dan “Menjiwai”
  11. Bab 7: Tujuh Kata dalam Buku Pelajaran
  12. Penutup: Yang Dicoret Tidak Selalu Hilang
  13. Lampiran: Perbandingan Naskah dan Daftar Anggota
SKUNAH-002
JudulToedjoeh Kata
PenulisNunu A. Hamijaya
PenerbitPUSBANGTER, Jatinangor
Tahun terbit2019
ISBN978-623-4839-75-8
Jumlah halaman296 halaman
BahasaIndonesia
FormatPDF (digital)
Ukuran berkas1.0 MB
Batas unduh5 kali, berlaku 1 tahun sejak pembelian
4.7
3 ulasan
5 2
4 1
3 0
2 0
1 0
R
Rina Kusumawati Pembeli terverifikasi
7 bulan lalu

Rujukannya bisa ditelusuri

Yang membuat saya tenang membacanya: setiap klaim disertai dokumen. Saya sempat mengecek dua di antaranya ke arsip dan cocok.

A
Agus Setiawan Pembeli terverifikasi
8 bulan lalu

Rujukannya bisa ditelusuri

Yang membuat saya tenang membacanya: setiap klaim disertai dokumen. Saya sempat mengecek dua di antaranya ke arsip dan cocok.

R
Rina Kusumawati Pembeli terverifikasi
9 bulan lalu

Bagian filsafatnya menyentuh

Tidak menyangka buku sejarah bisa membuat saya merenung tentang diri sendiri. Bab tentang amanah saya baca berulang.

Mungkin Cocok Juga

Karya lain yang berdekatan

Terlaris −26%
Sampul 1 Negeri 3 Proklamasi Lihat Detail
Islam Bernegara

1 Negeri 3 Proklamasi

Kontestasi kedaulatan dan transformasi konfigurasi negara Indonesia, 1945–1950 — Jilid IV

4.2 342 hlm 34 terjual
Rp155.000 Rp210.000
Terlaris −26%
Sampul Antara Tjisajong dan Bangka Lihat Detail
Islam Bernegara

Antara Tjisajong dan Bangka

Revolusi Islam Bernegara di Indonesia, 1916–1962 — Jilid III Tetralogi Islam Bernegara

4.3 368 hlm 26 terjual
Rp145.000 Rp195.000
Terlaris −27%
Sampul Titik Nol Lihat Detail
Islam Bernegara

Titik Nol

Kehendak Berpemerintahan Sendiri (Zelfbestuur 1916) — Jilid I Tetralogi Islam Bernegara

4.8 312 hlm 18 terjual
Rp128.000 Rp175.000
−28% Pilihan
Sampul Aku Adam Lihat Detail
Filsafat Al-Qur’an

Aku Adam

Who am I dan historiografi filsafat Al-Qur’an

4.6 238 hlm 30 terjual
Rp105.000 Rp145.000