Berat temanya, ringan bahasanya
Saya bukan mahasiswa sejarah, tapi tetap bisa mengikuti. Istilah asing selalu dijelaskan waktu pertama kali muncul.
Revolusi Islam Bernegara di Indonesia, 1916–1962 — Jilid III Tetralogi Islam Bernegara
“Di Cisayong para pemimpin umat menyusun struktur pemerintahan. Di Bangka para pemimpin republik ditawan. Dua tempat, satu tahun, dua arah sejarah.”
Tahun 1948 adalah tahun yang membelah. Di Tasikmalaya, Konferensi Cisayong merumuskan kelembagaan dan struktur pemerintahan bagi umat yang merasa ditinggalkan oleh perundingan. Di Bangka, Soekarno dan Hatta menjalani pengasingan setelah agresi militer kedua.
Jilid ketiga tetralogi ini menelusuri jalur panjang dari zelfbestuur 1916 hingga 1962: Program Azas dan Tandhim PSII 1931, Majelis Tahkim dan Sikap Hijrah 1936, Cisayong 1948, Proklamasi 7 Agustus 1949, sampai penangkapan di Gunung Geber pada 1962.
Fokusnya bukan pada pembenaran atau penghukuman, melainkan pada rekonstruksi: dokumen apa yang tersedia, siapa yang menuliskannya, dan bagian mana yang selama ini tidak masuk ke dalam narasi resmi.
Dilengkapi peta pergerakan, silsilah organisasi, dan daftar dokumen primer yang dapat ditelusuri kembali oleh pembaca.
Buku ini terdiri atas 368 halaman. Pratinjau gratis mencakup 5 halaman pertama.
| SKU | NAH-003 |
|---|---|
| Judul | Antara Tjisajong dan Bangka |
| Penulis | Nunu A. Hamijaya |
| Penerbit | PUSBANGTER, Jatinangor |
| Tahun terbit | 2021 |
| ISBN | 978-623-1944-26-7 |
| Jumlah halaman | 368 halaman |
| Bahasa | Indonesia |
| Format | PDF (digital) |
| Ukuran berkas | 1.0 MB |
| Batas unduh | 5 kali, berlaku 1 tahun sejak pembelian |
Saya bukan mahasiswa sejarah, tapi tetap bisa mengikuti. Istilah asing selalu dijelaskan waktu pertama kali muncul.
Saya pakai bagian modul auditnya untuk kelas. Murid-murid akhirnya berdebat dengan argumen, bukan dengan emosi.
Saya bukan mahasiswa sejarah, tapi tetap bisa mengikuti. Istilah asing selalu dijelaskan waktu pertama kali muncul.
Tidak menyangka buku sejarah bisa membuat saya merenung tentang diri sendiri. Bab tentang amanah saya baca berulang.
Kontestasi kedaulatan dan transformasi konfigurasi negara Indonesia, 1945–1950 — Jilid IV
Piagam Jakarta, 57 hari, dan kalimat yang dicoret — Jilid II Tetralogi Islam Bernegara
Kehendak Berpemerintahan Sendiri (Zelfbestuur 1916) — Jilid I Tetralogi Islam Bernegara