Membalik cara saya membaca sejarah
Selama ini saya mengira sejarah itu daftar peristiwa. Setelah buku ini, saya jadi bertanya siapa yang menyusun daftarnya.
Kontestasi kedaulatan dan transformasi konfigurasi negara Indonesia, 1945–1950 — Jilid IV
“Satu negeri, tiga proklamasi: 17 Agustus 1945, 7 Agustus 1949, dan 27 Desember 1949. Yang diajarkan di sekolah hanya satu.”
Antara 1945 dan 1950, wilayah yang kini disebut Indonesia menyaksikan lebih dari satu klaim kedaulatan. Buku ini menyusun ketiganya berdampingan — bukan untuk menyamakan bobotnya, melainkan untuk memperlihatkan bahwa pembentukan negara berlangsung sebagai kontestasi, bukan sebagai garis lurus.
Penulis menguraikan bagaimana konfigurasi negara berubah tiga kali dalam lima tahun: dari negara kesatuan hasil proklamasi, ke bentuk federal Republik Indonesia Serikat, lalu kembali menjadi kesatuan pada 1950. Setiap perubahan meninggalkan jejak konstitusional yang jarang dibicarakan.
Menjadi jilid penutup tetralogi sekaligus pintu masuk bagi pembaca baru: dari sini, tiga jilid sebelumnya bisa dibaca mundur sebagai latar belakang.
Buku ini telah dibedah di sejumlah kampus dan forum literasi sejarah.
Buku ini terdiri atas 342 halaman. Pratinjau gratis mencakup 7 halaman pertama.
| SKU | NAH-004 |
|---|---|
| Judul | 1 Negeri 3 Proklamasi |
| Penulis | Nunu A. Hamijaya |
| Penerbit | PUSBANGTER, Jatinangor |
| Tahun terbit | 2022 |
| ISBN | 978-623-3663-82-3 |
| Jumlah halaman | 342 halaman |
| Bahasa | Indonesia |
| Format | PDF (digital) |
| Ukuran berkas | 1.0 MB |
| Batas unduh | 5 kali, berlaku 1 tahun sejak pembelian |
Selama ini saya mengira sejarah itu daftar peristiwa. Setelah buku ini, saya jadi bertanya siapa yang menyusun daftarnya.
Bukan bacaan sekali duduk. Tapi tiap bab meninggalkan sesuatu yang terus terpikir sampai beberapa hari.
Saya bukan mahasiswa sejarah, tapi tetap bisa mengikuti. Istilah asing selalu dijelaskan waktu pertama kali muncul.
Bagian sejarah ini jarang dibahas terbuka. Terima kasih sudah menyusunnya dengan tertib dan bersumber.
Bagian sejarah ini jarang dibahas terbuka. Terima kasih sudah menyusunnya dengan tertib dan bersumber.
Piagam Jakarta, 57 hari, dan kalimat yang dicoret — Jilid II Tetralogi Islam Bernegara
Revolusi Islam Bernegara di Indonesia, 1916–1962 — Jilid III Tetralogi Islam Bernegara
Kehendak Berpemerintahan Sendiri (Zelfbestuur 1916) — Jilid I Tetralogi Islam Bernegara